Mahasiswa Tokyo University Lakukan Student Visits ke PPLH LRI LPI IPB

Mahasiswa Tokyo University Lakukan Student Visits ke PPLH LRI LPI IPB

Mahasiswa yang berasal dari Tokyo University melakukan student visits ke PPLH-LRI LPI-IPB (15/9), peserta diterima langsung oleh Sekretaris Eksekutif Dr. Liyantono, S.TP., M.Agr., didampingi oleh Supervisor LRI LPI IPB Nur Riana Rochimawati, S.TP., M.Si dan Kepala Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PPLH-LRI LPI-IPB Prita Ayu Permatasari, S.P., M.Si. Pertemuan dilakukan di Ruang Bidang Kajian II, Gedung PPLH IPB Lantai 2 Kampus IPB Darmaga, Dramaga Bogor.

Pada kesempatan tersebut Dr. Liyantono, S.TP., M.Agr. mengenalkan profil dan kiprah PPLH-LRI LPI-IPB yang selama ini concern terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kajian lingkungan, baik yang berkaitan dengan Environmental Impact Assesment (EIA) atau AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan), Environmental Baseline Assesment (EBA), serta Environmental Monitoring (EM) baik yang berkaitan dengan kualitas udara, air dan tanah. “AMDAL merupakan kewajiban sebuah perusahaan sebagai syarat agar ijin lingkungan untuk pelaksanaan sebuah kegiatan atau project dapat dilakukan. Tentunya, dengan memperhatikan skala kegiatan dan dampak yang berpotensi terjadi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Liyantono, S.TP., M.Agr. juga mengenalkan keberadaan IPB Darmaga yang dahulunya merupakan sisa-sisa perkebunan karet peninggalan Belanda yang kemudian diubah menjadi kampus yang fokus pada kajian berkaitan dengan bidang kehutanan dan pertanian secara luas. “IPB University kalau dianalogikan, mirip dengan keberadaan Universitas Tsukuba di Jepang yang fokus pada kajian kehutanan, perkebunan berikut teknologi terapannya,” ujarnya menambahkan.

Selain mengunjungi PPLH-LRI LPI-IPB sebagai starting point untuk student visits, mahasiswa dari Tokyo University juga melakukan kunjungan pada Field Laboratory, Fakultas Peternakan IPB mengingat mahasiswa yang hadir berasal dari Jurusan Animal Science (ilmu hewan). Rangkaian perjalanan selanjutnya dilakukan di Hutan Penelitian Gunung Walat guna mendapatkan keilmuan mengenai praktik penyadapan getah (resin) dari pohon pinus dan kopal, serta teknik membuat asesoris dari bahan resin tersebut. Kegiatan ini dipadukan dengan ekplorasi Gua Putih, Gunung Walat yang merupakan habitat kelelawar.

Tidak berhenti sampai disitu, pada perjalanan selanjutnya peserta diarahkan ke Titik 0 km Ciliwung yaitu Telaga Saat, sembari melakukan overview terhadap kegiatan keseharian petani kopi di Kampung Cibulao, mulai dari proses kultivasi hingga kegiatan pasca panen. Kegiatan ini juga dirancang dengan konsep sharing session mengenai kisah sukses program konservasi kopi ditingkat petani. Pada sesi akhir kunjungan, mahasiswa diajak untuk mengunjungi Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk dan Kebun Raya Bogor untuk mengamati tumbuhan dan plasma nutfah yang terdapat di sana.

Kegiatan student visits ini dilakukan selama satu minggu penuh. Mahasiswa dari Tokyo University didampingi oleh Prof. Takuya Akiyama, Prof. Tetsuya Araki, dan Dr. Huiqing Pei. Adapun tim dari PPLH-LRI LPI-IPB yang ikut mendampingi pada saat kunjungan lapang yaitu Prita Ayu Permatasari, Citra Martia Safitri, Luisa Febrina Amalo, Lasriama Siahaan, Tarisa Fadilah, Novia Ramadhani dan Rizqi Fahma Sidik.[HA]