Peningkatan Kontinyu Manajemen

Pada era industri 4.0, proaktif, progresif, kreatif, dan uptodate menjadi suatu keniscayaan bagi suatu institusi yang tidak ingin membiarkan dirinya digilas oleh kompetisi terbuka berbasis keahlian dan kompetensi serta manajemen yang mumpuni. PPLH-LPPM IPB terus mengasah kehandalan kompetensi dan manajemen melalui berbagai cara salah satunya adalah penerapan ISO 9001-2015 untuk manajemen. Sejak 1 dekade yang lalu Laboratorium PPLH IPB telah mengantongi sertifikat ISO 17025 dan sebagai laboratorium rujukan yang dikukuhkan oleh KLHK. PPLH IPB telah teregistrasi di KLHK sebagai LPK (Lembaga Pelatihan Kompetensi) untuk Amdal dan Auditor Lingkungan, juga teregistrasi sebagai LPJP (Lembaga Penyedia Jasa Penyusun Dokumen Pengelolaan Lingkungan).   Sebanyak 5 orang peneliti PPLH IPB telah mendapatkan sertifikat kompetensi untuk GIS (Geographic Information System) dan Penginderaan Jauh (Remote Sensing) dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). Sebanyak 7 orang peneliti PPLH IPB telah mengantongi sertifikat KTPA dan ATPA (Ketua dan Anggota Tim Penyusun Amdal) dari LSP. Sebanyak 3 orang peneliti sebagai Asesor BNSP untuk Pengelolaan Pencemaran Air, udara, dan LB3 (Limbah Bahan Berbahaya Beracun); 2 orang peneliti sebagai trainer nasional KLHS; 2 orang peneliti sebagai Asesor Nasional Adipura. PPLH IPB sebagai penyimpan (storage) dan pendistribusi citra satelit LISAT (Lapan IPB Satellite) yang sudah secara periodik merekam data rupa bumi negeri kita. Selain itu, PPLH IPB juga mengelola JPSL (Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan) yang telah terakreditasi Dikti bekerja sama dengan Program Studi PSL. Selanjutnya bekerja sama dengan BKPSL (Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan Indonesia), PPLH IPB mengelola JPLB (Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan). Untuk menilai kesehatan pengelolaan budget dan ketaatan terhadap perpajakan, secara rutin PPLH IPB menghadirkan akuntan publik.

Dengan segenap kelengkapan manajemen ini, kami segenap staf PPLH IPB (50 orang) siap berkolaborasi dengan institusi dalam dan luar negeri. Terima kasih dihaturkan kepada semua staf PPLH IPB yang telah bekerja keras cerdas dan ikhlas dalam memajukan institusi tercinta kita. We are searching and serving the best.

          

PPLH IPB pada hari Selasa 9 Januari 2018 menerima kedatangan rombongan tamu dari Kabupaten Kebumen yang berjumlah 7 orang, yang dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen. Beliau menjajaki kemungkinan kerjasama dengan PPLH IPB dalam pengembangan, percepatan, dan pemurnian bibit kelapa Genjah Entok yang merupakan kelapa khas di daerah Kebumen.

Cabe di Akuaponik PPLH IPB

Cabe yang tumbuh dengan subur pada Akuaponik PPLH IPB di Glass House lantai 4 Gedung PPLH IPB. Tanaman cabe ini tungginya hanya sekitar 30 cm, cabenya bagus. Ikan yang memasok nutrisi pada tanaman cabe tersebut adalah ikan Nila. Untuk bisa memelihara 2 komoditas ini dalam satu sistem diperlukan keterampilan dan ketelatenan.
PPLH IPB terlibat sebagai salah satu narasumber pada FGD tentang Penyusunan rencana aksi pengelolaan usaha akuakultur di perairan umum daratan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, 13 Desember 2017. Kegiatan usaha perikanan di perairan umum (danau dan waduk) harus didasarkan pada daya dukung dan daya tampung sesuai PerMenLH No 28 tahun 2009.
Dua komoditas pertanian ini (ikan nila dan cabe) dapat tumbuh dengan baik pada Akuaponik di glass house lantai 4 Gedung PPLH IPB Darmaga Bogor. Kedua komoditas ini sudah siap dipanen. Terima kasih Mas Bagus dan Pak Nata yang terus berupaya mencari breakthrough pada bercocok tanam dengan cara ini dalam rangka eksplorasi dan optimasi sistem pertanian organik untuk masyarakat urban tanpa input bahan kimia sintetis.